Arsip Kategori: Masjid

Melodi di Masjid Palangkaraya Kalimantan Tengah

Melodi di Masjid Palangkaraya Kalimantan Tengah

Melodi di Masjid Palangkaraya Kalimantan Tengah

Melodi di Masjid Palangkaraya Kalimantan Tengah

Sebelum menempuh perjalanan yang cukup jauh nantinya, Afnan sudah meminta anak anaknya untuk mempersiapkan jauh jauh hari, karena ini adalah langkah pertama dari hidupnya yang tidak akan mungkin bisa terlupakan nantinya. Kemudia terdengar melodi yang asyik sekali dari sound system Masjid yang ada di Palangkaraya Kalimantan Tengah membuat Afnan merasa terenyum hingga dia mengingat sebuah kisah yang lama sekali seharusnya bisa dia lakukan agar tida ada lagi sebuah mimpi yang tidak akan mungkin bisa dilakukan oleh siapapun karena ini hanyalah sebuah ilusi dari apa yang seharusnya bisa dia lakukan. Mungkin bukan sebuah langkah yang tidak semestinya dia lakukan karena dia adalah orang baru yag belum mengerti sesuatu apapun. Mungkin inilah yang seharusnya bisa dia lakukan untuk membuat sebuah langkah yang sangat baik sebelum mereka melakuka perjalanan jauh nantinya.

Masih berada di dalam kamarnya, Afnan kembali mengingat – mengingat kembali apa yang seharusnya bisa dia lakukan agar tidak terjadi sebuah langkah ynag berarti ini. mungkin ini bukanlah sebuah hal yang tidak semestinya dia lakukan karena dia sudah tidak akan mungkin lagi berada pada sebuah langkah yang berarti. Suara lantunan masih terdengar dari Masjid hingga ke dalam rumahnya, membuat dia merasa terbantu dalam masa masa mengenang masa lalunya ini. dia mungkin tidak akan pernah bisa melihat sebuah kisah yang seharusnya tidak akan bisa dia lakukan lagi. Ini menjadi cirri bagi semua manusia yang seharusnya ada di muka bumi ini, begitu kalau tidak salah salah satu bunyi dari lantunan suara dari Masjid itu. tapi Afnan memang harus segera bangkit karena dia menjadi seorang kepala rumah tangga yang memiliki tanggung jawab agar tidak terjadi sebuah inkonsistensi dari mata air yang tidak mungkin bisa keluar dari istrinya lagi. Ini bukan periode terburuknya tapi ini adalah periode yang nantinya akan membuat semua langkah yang terbaik dari dia untuk menjadikan dirinya sebuah amanah.

Korban di Masjid Palangkaraya Kalimantan Tengah

Korban di Masjid Palangkaraya Kalimantan Tengah

Korban di Masjid Palangkaraya Kalimantan Tengah

Korban di Masjid Palangkaraya Kalimantan Tengah

Setelah semua kisah yang sudah di alami oleh Dian Wahyu Utomo beberapa hari yang lalu membuat semuanya kembali teringat akan sebuah langkah yang seharusnya tetap hati hati meski hanya sekedar menyebarangi jalan di sekitar Masjid di Palangkaraya Kalimantan Tengah. Dian waktu itu sedang ingin membeli es cenda di depan Masjid memang keadaaanya tempat penjual e situ di seberang jarang maka mau tidak mau dia harus menyeberangi jalan. Dia mengambil uang lebih dahulu ke rumah meminta kepada ibunya untuk membeli penjual es pun berhenti karena di panggil oleh Dian untuk sekejap berhenti di sana. Apalagi ini adalah sebuah hal yang tidak akan mungkin bisa dilalui oleh siapapun melihat seuanya akan menjadi sebuah langkah yang tidak mungkin bisa berada pada sebuah langkah yang seharusnya tidak akan mungkin bisa dilalui oleh si Dian. Dia tetap memaksakan dirinya untuk segera mengambil uang untuk membeli es cendol itu karena sudah sangat ingin sekali dia bisa merasakan es apalagi kondisi cuaca yang sangat panas sekali dian sampai harus minum berkali kali agar tidak kehausan.

Sebuah insiden sempat tejadi sebelum dia membeli es cendol itu, di depan Masjid dian masih saja berbeli belit sama orang tuanya yang masih enggan memberikan uang kepada nya karena itulah dia hanya ingin membeli yang terbaik kepada semua pihak yang tidak saja bisa memberikan langkah yang seharusnya bisa saja kepada manusia siapapun. Karena inilah mungkin mau tidak mau sebuah langkah besar harus di lakukan agar tidak terjadi sebuah hal yang di inginkan, ibunya menggendong dian untuk menyeberangi jalan karena kondisi cukup ramai waktu itu makanya ibunya tidak mau mengambil resiko besar dengan hanya membeli es cendol saja dia bisa saja kehilangan anaknya. Karena semuanya sudah menajdi suratatn takdir bagi manusia yang tidak bisa menjadi sebuah langkah yang terbaik makanya kita semuanya harus sadar jika kita tidak akan mungkin bisa menjadi kan semuanya langkah besar.