Kamu Harus Tau, Beginilah Cara Menidurkan Bayi Tanpa di Gendong

banyak sekali metode untuk menidurkan bayi atau buah hati, namun yang perlua nda ketahui dan juga masih awam di ketahui para ibu seringkali kita sudah malkukan berbagai cara namun tetap saja hal ini masih bikin anak kita rewel alias tidak mau diam. Tips Menidurkan Bayi di Malam Hari Berikut merupakan 10 sistem menidurkan bayi di malam hari supaya cepat terlelap:

 

1. Mainkan Suara White Noise

Apakah si kecil acap kali terbangun karena bunyi kecil, semisal saklar lampu atau suara menutup pintu? Seandainya demikian, maka inilah saatnya Bunda memainkan musik atau bunyi white noise. White noise merupakan variasi musik atau bunyi yang mengombinasikan pelbagai bunyi dari beraneka frekuensi. Sebab itu, white noise bisa menutupi bunyi lain dan membantu bayi tidur nyenyak sepanjang malam tanpa diganggu oleh bunyi orang berdialog, suara pintu dibuka. jika mempuyai 2 anak atau lebih dengan umur yang berdekatan, saat anak tersebut mulai memasuki usia untuk masuk sekolah dasar, anda bisa menggunakan tempat tidur dengan model yang multifungsi seperti Tempat tidur Tingkat.

2. Beri Makan Bayi Ideal Waktu

Salah satu cara menidurkan bayi dengan mudah yakni memberi makan bayi ideal waktu. Kebanyakan bayi pesat tidur di malam hari sebab waktu makan yang ideal. Waktu makan yang tepat menjamin bayi tidur dengan nyenyak dan tidak terbangun sebab kelaparan. Waktu makan malam (menyusu) bayi yang ideal yakni 30 menit sebelum waktu tidur. Jika si kecil mulai mengkonsumsi makanan padat, selalu amati variasi makanannya. Ikuti panduan berikut untuk memilih mp asi terbaik untuk bayi. Hindari apa saja yang dapat menyebabkan perut begah dan bergas.

3. Biasakan Bayi Tidur dengan Jadwal yang Sama Bayi dapat belajar dengan cepat,

dengan membikin rutinitas tidur yang tetap akan membantu bayi tidur lebih lama. Bayi suka rutinitas tidur yang konsisten, dengan memberikan sinyal yang pas pada bayi dapat membantunya tidur lebih pas waktu. Saat seorang bayi tahu sinyal apa yang akan dikasih, kewajiban tidur setelah menyusu contohnya, bayi umumnya akan meniru pola itu. Kondisikan rutinitas tidur bayi supaya nyaman. Mulailah dengan pijatan ringan, lalu mandikan dengan air hangat.

4. Matikan Lampu Sama seperti orang dewasa,

bayi juga tak bisa tidur di ruangan yang jelas benderang. Lampu yang jelas bisa amat mengganggu tidur bayi. Matikan lampu atau nyalakan lampu redup di kamar bayi pada pagi dan siang hari. Itu pula pada malam hari, meskipun diperlukan penerangan tetapi jangan gunakan yang terlalu jelas. Mematikan lampu atau membuatnya redup di malam hari akan menolong bayi mempelajari perbedaan antara siang dan malam hari. Ini juga akan membantu mengatur irama sirkadian bayi. Ayah Bunda juga dapat mengaplikasikan nuansa buram pada kamar bayi untuk menghalangi sinar luar.

5. Membatasi Temperatur Ruangan Orang dewasa

tak dapat merasakan tidur lelap di ruangan yang terlalu panas atau terlalu dingin, begitupun bayi. Cobalah untuk menghasilkan temperatur kamar tidur dan kelembaban yang tepat untuk menolong bayi tidur dengan lelap. Temperatur kamar tidur yang dianggap tepat untuk bayi ialah tetap diangka 21 atau 22 derajat celsius dengan kelembaban relatif sekitar 60 persen.

6. Tidurkan Bayi saat Dia Mulai Mengantuk

Banyak orang tua membikin kesalahan dalam menidurkan bayi dengan cara menimangnya hingga terlelap, kemudian secara hati – hati meletakkannya di ranjang. Sistem ini sesungguhnya dapat menyebabkan bayi kerap kali terbangun di malam hari dan susah tertidur lagi. Kok dapat? karena mereka tak terbiasa untuk mengawali tidur sendiri sesudah terbangun tanpa ditimang lebih-lebih dulu. Seandainya Bunda berkeinginan bayi tidur lelap semalaman

7. Atur Kesibukan Bayi di Siang Hari

Bayi yang aktif pada siang hari akan meningkatkan mutu tidurnya di malam hari. Tapi, Bunda sepatutnya menentukan bahwa bayi tidak terlalu lelah bermain. Sebab terlalu lelah malah dapat membuat bayi lebih susah beristirahat di malam hari. Padahal aktivitas di siang hari amat direkomendasikan, namun bagi bayi, rasanya tak lengkap tanpa tidur siang walaupun sejenak. Tidur siang yang teratur akan memastikan si kecil tak kelelahan. Dua hingga tiga kali tidur siang dengan durasi pendek, sekitar 30 sampai 40 menit telah sungguh-sungguh tepat. Namun tidur sorenya tidak boleh terlalu dekat dengan waktu tidur malamnya. Selain untuk bayi baru lahir, tidur siang tak boleh lebih dari tiga jam per harinya.

8. Ranjang Terpisah Hindari tidur di daerah yang sama dengan bayi,

hal ini membuat bayi tidak pernah belajar untuk tidur sendiri. Kelihatannya memang membikin bayi nyaman, tapi sebenarnya kondisi ini bisa membuat bayi sulit tertidur sendiri.

. 9. Pakai Empeng Ketimbang menyusui atau menimang bayi agar tertidur,

Gerakan periodik pada mulut bayi ketika menerapkan empeng bisa menolong bayi hening dengan cepat. Selain itu, mengaplikasikan empeng selama tidur membantu mengurangi risiko kematian bayi pengaruh tidak dapat nafas lantaran lubang hidung tertimpa payudara ibu. Sebuah studi tahun 2013 yang dipublikasikan di Pediatrics in Ulasan memberi banyak tips seputar mengurangi resiko tersebut dan menerapkan empeng adalah salah satunya. Pastikan untuk menyediakan empeng pada bayi usia 3 sampai 4 pekan dikala Bundanya telah menjalani rutinitas menyusui yang efektif. Ketika tidur, jikalau empeng keluar dari mulut bayi meski dia telah tidak menangis lagi, tak perlu memasukkan empengnya kembali. Bayi secara pelan akan belajar tidur tanpa empengnya. Apabila memakai empeng, bunda perlu mencuci dan mensterilkannya tiap hari untuk mencegah bakteri yang merekat di ujungnya. Kecuali itu, ada pantasnya mengganti empeng baru secara teratur.

10. Samakan Jam Tidur Bunda dengan Bayi

Sistem supaya gampang menidurkan bayi di malam hari yaitu dengan mengatur waktu tidur bunda supaya sama dengan bayi. Bunda harus memilih waktu tidur malam yang tepat dengan bayinya setiap malam.

nah berikut di atas adalah beberapa tips yang bisa kita lakukan supaya anak mudah tidur dengan gampang dan juga tidak kesusahan saat menidurkan anak kita, semoga membantu.

Leave a Reply