Kebijakan RI Tidak Akan Di Intervensi Oleh Jack Ma yang Telah Terpilih Menjadi Penasehat E-Commerce

Akhir minggu lantas, pendiri Alibaba Group asal Tiongkok, Jack Ma resmi terima tawaran untuk jadi penasihat steering committee roadmap e-commerce Indonesia. Nanti, dia diinginkan dapat memberi input untuk perubahan perdagangan digital di Indonesia.

Menteri Komunikasi serta Informatika (Menkominfo), Rudiantara menanggung hadirnya Jack Ma akan tidak mengintervensi kebijakan pemerintah, terlebih masalah investasi serta perekonomian negara.

Kebijakan RI Tidak Akan Di Intervensi Oleh Jack Ma yang Telah Terpilih Menjadi Penasehat E-Commerce

“Saya tegaskan lagi, kebutuhan nasional nomor satu. Akan tidak ada intervensi, kebutuhan nasional tentu kita dahulukan. Terkecuali Jack Ma, sumber beda juga semakin lebih banyak dari Indonesia. Kelak yang ambil kebijakan dari Menko Perekonomian, ” jelas Rudiantara selesai rapat dengan Komisi I DPR di komplek parlemen, Senin (28/8).

Selanjutnya, Rudiantara menerangkan, bergabungnya Jack Ma adalah usaha pemerintah untuk belajar masalah penguatan kedaulatan di bagian ekonomi digital. Pemerintah menginginkan belajar dari Jack Ma, bagaimana pemegang saham sebagian besar Alibaba berada di luar negeri, tapi kontrol tetaplah ada di China.

” Saksikan Jack Ma, berapakah % sahamnya di Alibaba? Cuma 8%. Pemegang saham mayoritasnya siapa? Jepang sama Amerika. Namun kontrol tetaplah berada di Cina, kita mesti belajar dari situ, ” katanya.

Jack Ma nanti konsentrasi bertindak untuk pengembangan sumber daya manusia. Pemerintah menginginkan jadikan Indonesia jadi pusat pengembangan sumber daya manusia untuk ekonomi digital di lokasi Asia Tenggara.

Selain itu, nama besar Jack Ma dinilai dapat mendongkrak citra e-commerce Indonesia. Dengan hal tersebut, investasi di bidang e-commerce diinginkan dapat mengucur deras.

“Yang saya bicarakan tempo hari, konsentrasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Ini bukanlah gagasan periode pendek, namun juga menengah serta periode panjang, ” papar Rudiantara.

Ia menyebutkan, terkecuali Jack Ma, juga akan ada tokoh beda yang juga akan di ajak gabung jadi tim penasihat e-cimmerce Indonesia. Rudi menyebutkan ada tujuh gosip yang juga akan dikerjakan dalam steering committee e-commerce ini yang akan semakin nyaman dengan adanya cek resi.

“Tujuh gosip seperti, sumber daya manusia, logistik, perlindungan customer, ada cyber security, ada perpajakan, ” tutur Rudiantara.

Walau demikian, Ia belum juga dapat memaparkan bocoran siapa tokoh yang juga akan di ajak gabung sesudah Jack Ma. Yang pasti juga akan ada gabungan tokoh nasional serta internasional dalam tim penasehat itu.

ShopBack Rangkul UKM Indonesia

Mengusung rencana berlainan dengan e-Commerce yang lain, startup asal Singapura ini juga akan memberi cashback untuk pemakai yang belanja di beberapa toko on-line atau merchant sebagai mitra ShopBack.

Country General Manager ShopBack Indonesia Indra Yonathan menuturkan, sekarang ini ShopBack sudah bekerja sama juga dengan 150 mitra. Sebagian salah satunya yaitu Bukalapak, Lazada, Tokopedia, Matahari Mall, Ticket. com, JD. id, Blibli, Elevenia, serta Alfacart.

” Sekarang ini kami sudah menggandeng sekitaran 150 mitra, beberapa besar yaitu marketplace. Juga sekian, kami juga terbuka pada usaha kecil menengah (UKM) yang menginginkan bekerja sama juga dengan kami, ” kata pria yang karib disapa Yo itu, waktu terlibat perbincangan enjoy dengan Tekno Liputan6. com, beberapa waktu terakhir.

Yo menerangkan, untuk UKM yang menginginkan jadi mitra ShopBack begitu gampang. Beberapa UKM, lanjutnya, cukup kontak ShopBack lewat live chat atau e-mail.

” Lalu, kami juga akan mengarahkan mereka (UKM) supaya bisa diolah secara cepat. Sesudah penuhi kriteria, akhirnya rata-rata cuma memerlukan saat 2 jam. Sebagian partner UKM yang sudah gabung dengan ShopBack yaitu UKM Market serta Buah Hatiku, ” Yo menjelaskan.

Selanjutnya, ia menjelaskan kalau sekarang ini ShopBack sesungguhnya tidak sekali lagi konsentrasi untuk tingkatkan jumlah mitra, namun lebih fokus diri untuk membuat komune.

” Kami sekarang ini lebih konsentrasi membuat komune, umpamanya mengakomodasikan pemakai untuk sama-sama sharing info di sosial media. Jadi contoh, mereka dapat membahas sekitar pengalaman belanja di ShopBack, seperti berbagi sekitar info promo, voucher, serta beda sebagainya, ” tutur Yo.

Di bagian beda, Yo menyebutkan kalau yang akan datang ShopBack juga akan buat bazar on-line yang mempunyai tujuan untuk memfasilitasi orang yang melakukan bisnis di Instagram atau sosial media yang lain, mempromosikan barang jualannya.

Jadi info, mekanisme belanja lewat ShopBack, akan tidak membingungkan customer. Demikian customer belanja di satu diantara toko on-line yang berada di jaringan ShopBack, mereka juga akan segera diarahkan ke website toko itu.

Cashback atau uang ekstra dari berbelanja barusan, dengan automatis masuk ke akun ShopBack customer kurun waktu 48 jam. Uang itu nanti dapat juga ditransfer ke rekening tabungan pemakai.