Berita Kediri

 Mantan Politisi Kepung Kantor DPRD Kediri

Berita Kediri

Mantan Politisi Kepung Kantor DPRD Kediri. Sejumlah mantan politisi gaek yang pernah membuat pernyataan sikap akan menggelar aksi demo besar-besaran seandainya pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati di Pacitan ditunda, tak mau dicap sebagai Pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik ijazah  sama halnya dengan aturan penulisan nama pemilik ijazah yakni Berita Kediri sesuai dengan akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah. “macan ompong”. Karena itu, sehari paska ditutupnya masa perpanjangan pendaftaran bakal calon, mereka langsung melebarkan sayap koordinasi terkait rencana aksinya. H. Achmad Sunhaji, yang mewakili tokoh pemuda, mengatakan, tidak main-main dengan pernyataan Berita Kediri sikap yang telah dilontarkan ke media beberapa hari lalu, seandainya pilkada di Pacitan benar-benar akan ditunda. “Kami tetap penuhi janji menggelar aksi besar-besaran‎,” katanya, Selasa (4/8). Terkait petunjuk teknis pengisian ijazah, Kasi Kurikulum Dikmenjur Dra. Mamik Suparmi menjelaskan  pengisian kepala sekolah adalah nama sekolah yang menerbitkan ijazah sesuai dengan nomenklatur.

Sementara itu, Kepala Bidang Dikmenjur Drs. Sudarminto, M. Pd menambahkan, bagi sekolah yang kepala sekolahnya mengalami pergantian setelah tanggal Berita Kediri Kelulusan (15 Mei 2015), ijazah ditandatangani oleh Kepala Sekolah Lama. Jika Kepala Sekolah Lama sakit permanen sehingga Berita Kediri tidak bisa tanda tangan/meninggal dunia, maka yang bertandatangan adalah kepala sekolah baru. Mantan legislator berbasis Partai Golkar itu mengaku tengah menggalang dukungan dengan sejumlah elemen yang diklaimnya sudah mencapai 500-an lebih elemen siap turun ke jalan. Rencana aksi bakal digelar antara 5 atau 6 Agustus nanti. “Hari ini kita sudah mengurus perizinan. Mudah-mudahan cepat clear dan segera kita geber aksi sebagai bentuk kekecewaan masyarakat Berita Kediri Pacitan,” bebernya. Sutikno juga mengancam akan menggerakkan sekitar 10.000 massa untuk turun kejalan. Lain itu, Gedung Dewan rencananya akan disegel. Begitupun kediaman para aktor politik juga akan dikepung sebagai bentuk Berita Kediri pertanggungjawaban mereka pada rakyat. “Kami tengah berkoordinasi. Insya Allah, rencana itu akan kami laksanakan waktu dekat ini,” tandasnya. Sedangkan, bagi sekolah yang masih bermasalah dengan kelembagaannya, maka kepala sekolah yang bertandatangan ditangguhkan sampai permasalahanya selesai. Sudarminto menegaskan agar sekolah jangan sampai menahan ijazah.